Aku Mampu

Kau berpapasan dengan wanita itu
Saat itu ia memberikan senyuman terbaiknya untukmu
Tanpa kau ketahui sebelumnya
Pernah ada hati yang dinomor sekiankan agar senyum itu kembali tercipta
Ada air mata yang ditumpahkan sendirian di balik heningnya malam, demi melupakanmu
Ada jiwa yang tertahan bahagianya karena tidak bisa merelakan kenyataan prihal kehilanganmu

Namun, wanita itu telah bangkit
bangkit dari  sakit yang kau ciptakan saat ia sedang cinta-cintanya.
Wanita itu adalah aku
Yang pernah berusaha keras melupakanmu
Dan ternyata, aku mampu.

-Fakir Aksara 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ssttt